Kesbangpol Bengkalis Matangkan Persiapan Karantina Paskibraka Tahun 2026

BENGKALIS – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis melaksanakan Rapat Persiapan Karantina Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 pada Jumat, 24 Juli 2026, bertempat di Aula Lantai II Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis, Suwarto, S.Pd., M.Pd., didampingi Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Salahuddin, S.H., M.H. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Tim Pelatih, Tim Medis, Koordinator Lapangan, serta Panitia Persiapan Karantina Paskibraka Tahun 2026.

Selain membahas persiapan teknis pelaksanaan karantina, rapat juga membahas kesiapan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sekitar lingkungan Lapangan Tugu Bengkalis. Lapangan Tugu Bengkalis direncanakan menjadi salah satu pusat kegiatan dan lokasi latihan Calon Paskibraka (Capaska) Kabupaten Bengkalis Tahun 2026. Oleh karena itu, diperlukan penataan lingkungan sekitar lokasi agar kegiatan latihan dapat berlangsung dengan aman, tertib, nyaman, dan tidak terganggu oleh aktivitas perdagangan di sekitar area latihan.

Whatsapp image 2026 07 24 at

Pembahasan penataan dan penertiban PKL tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah dan instansi terkait, di antaranya Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis.

Dalam pembahasan tersebut, masing-masing perangkat daerah menyampaikan peran dan langkah yang akan dilakukan dalam rangka menciptakan kondisi lingkungan Lapangan Tugu Bengkalis yang lebih tertata. Penertiban akan dilakukan dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku serta mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif kepada para pedagang.

Koordinasi lintas perangkat daerah ini dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan latihan Calon Paskibraka dapat berjalan secara optimal, mengingat Lapangan Tugu Bengkalis akan menjadi salah satu lokasi utama dalam rangkaian persiapan Paskibraka Tahun 2026. Penataan kawasan juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para peserta latihan sekaligus menjaga ketertiban dan keindahan kawasan sekitar Lapangan Tugu Bengkalis.

Rapat tersebut juga diselenggarakan sebagai langkah pemantapan seluruh aspek teknis dan nonteknis menjelang pelaksanaan karantina Paskibraka yang dijadwalkan mulai 1 Agustus 2026. Berbagai kesiapan dibahas secara menyeluruh, mulai dari jadwal kegiatan, pembagian tugas, kesiapan fasilitas, pelayanan kesehatan, mekanisme pembinaan, hingga pengaturan lokasi latihan selama masa karantina.

Dalam arahannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis, Suwarto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan karantina sangat bergantung pada kekompakan dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat. Ia meminta seluruh tim untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme demi mencetak Paskibraka yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.

"Persiapan yang matang merupakan kunci sukses pelaksanaan karantina maupun pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, seluruh tim harus saling bersinergi dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan rencana," tegas Suwarto.

Terkait penataan kawasan Lapangan Tugu Bengkalis, Suwarto juga menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi lintas perangkat daerah agar proses penertiban PKL dapat dilakukan secara tertib dan tetap memperhatikan aspek sosial serta kepentingan masyarakat.

"Lapangan Tugu akan menjadi salah satu pusat latihan Calon Paskibraka. Karena itu, kondisi lingkungan sekitar harus kita siapkan dengan baik agar para peserta dapat melaksanakan latihan secara maksimal. Penataan dan penertiban harus dilakukan secara humanis, terkoordinasi, dan sesuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya.

Selanjutnya, Tim Pelatih menyampaikan paparan mengenai kesiapan materi pelatihan, pola pembinaan disiplin, jadwal latihan, serta strategi pembentukan mental, fisik, dan karakter para calon Paskibraka selama mengikuti karantina.

Tim Medis kemudian memaparkan kesiapan pelayanan kesehatan, pemeriksaan kesehatan berkala, penanganan kondisi darurat, hingga penerapan pola hidup sehat bagi seluruh peserta selama masa karantina. Kesiapan tenaga kesehatan dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kondisi fisik peserta tetap prima selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Whatsapp image 2026 07 24 at

Sementara itu, Koordinator Lapangan menyampaikan perkembangan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, pengaturan lokasi kegiatan, akomodasi peserta, konsumsi, perlengkapan latihan, serta pengaturan teknis lainnya agar pelaksanaan karantina dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Melalui rapat ini, seluruh pihak menyatukan komitmen untuk memperkuat koordinasi serta memastikan setiap tugas dan tanggung jawab dilaksanakan secara optimal. Sinergi antara Kesbangpol, Tim Pelatih, Tim Medis, Koordinator Lapangan, panitia, serta perangkat daerah terkait diharapkan mampu mendukung suksesnya pelaksanaan Karantina Paskibraka Kabupaten Bengkalis Tahun 2026.

Dengan persiapan yang matang, penataan lokasi latihan yang baik, serta kolaborasi seluruh pihak, Kesbangpol Kabupaten Bengkalis optimistis pelaksanaan Karantina Paskibraka Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan sukses. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, berjiwa nasionalis, berkarakter, dan siap mengemban amanah sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

WhatsApp Hubungi