Kaban Kesbangpol Bengkalis dan Ketua FPK Hadiri Dialog Interaktif RRI Bertema Harmoni Etnis, Bersatu Membangun Bengkalis Bermarwah

BENGKALIS – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Bengkalis ke-514 yang akan diperingati pada 30 Juli 2026, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis, Dr. H. Suwarto, S.Pd., M.Pd., bersama Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bengkalis, Yuhelmi, menjadi narasumber pada Dialog Interaktif Radio Republik Indonesia (RRI) Bengkalis, Kamis (16/7/2026). Dialog tersebut mengangkat tema "Harmoni Etnis, Bersatu Membangun Bengkalis Bermarwah."

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkalis, Dr. H. Suwarto, menyampaikan bahwa Kabupaten Bengkalis sejak dahulu dikenal sebagai daerah yang mampu menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman suku, budaya, dan adat istiadat.

Menurutnya, masyarakat Bengkalis yang terdiri dari berbagai etnis seperti Melayu, Jawa, Batak, Tionghoa, Bugis, Minangkabau, dan berbagai etnis lainnya telah menunjukkan bahwa keberagaman bukan menjadi penghalang, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun daerah.

Whatsapp image 2026 07 15 at

"Kerukunan antar etnis di Bengkalis bukanlah sesuatu yang baru. Sejak dahulu masyarakat kita telah membangun kehidupan yang harmonis. Perbedaan suku, budaya, dan adat istiadat justru menjadi kekuatan dalam membangun Kabupaten Bengkalis," ujar Suwarto.

Lebih lanjut, Suwarto menjelaskan bahwa proses akulturasi budaya yang telah berlangsung secara alami di tengah masyarakat Bengkalis menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan gotong royong telah mengakar kuat. Berbagai tradisi budaya yang berkembang saat ini merupakan hasil perpaduan berbagai etnis yang hidup berdampingan secara damai.

Dalam kesempatan tersebut, Suwarto juga memaparkan rencana pelaksanaan Jalan Santai Kebangsaan, sebuah program yang digagas Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkalis sebagai wadah mempererat persatuan masyarakat. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan seluruh paguyuban etnis, organisasi kemasyarakatan, instansi vertikal, perangkat daerah, serta berbagai elemen masyarakat sebagai simbol kebersamaan dalam keberagaman.

"Melalui Jalan Santai Kebangsaan, kita ingin memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan dengan menghadirkan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun budaya. Kebersamaan inilah yang menjadi modal penting dalam membangun Bengkalis yang bermarwah," jelasnya.

Selain itu, Suwarto turut menjelaskan bahwa tingkat keharmonisan masyarakat juga dapat diukur melalui Survei Indeks Harmoni Indonesia yang saat ini sedang berlangsung. Survei tersebut menjadi salah satu instrumen untuk mengukur tingkat keharmonisan sosial, toleransi, serta kualitas hubungan antar kelompok masyarakat di Kabupaten Bengkalis.

"Melalui Survei Indeks Harmoni Indonesia, kita dapat mengetahui sejauh mana kondisi kerukunan dan harmoni sosial di Kabupaten Bengkalis. Hasil survei ini nantinya akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan serta program yang semakin memperkuat persatuan dan pembauran kebangsaan," tambahnya.

Whatsapp image 2026 07 15 at

Sementara itu, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bengkalis, Yuhelmi, menyampaikan bahwa FPK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga, memelihara, dan memperkuat pembauran kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Menurutnya, keberagaman etnis yang dimiliki Kabupaten Bengkalis merupakan kekayaan daerah yang harus terus dirawat melalui komunikasi yang baik, silaturahmi, serta kolaborasi lintas etnis.

Yuhelmi menjelaskan bahwa FPK terus mendorong lahirnya berbagai program kolaborasi antar etnis, mulai dari kegiatan sosial, budaya, hingga dialog kebangsaan, sebagai upaya memperkuat rasa persaudaraan dan memperkokoh persatuan masyarakat.

"Keberagaman bukan sekadar identitas, tetapi merupakan aset yang harus dijaga bersama. Melalui kolaborasi seluruh etnis, kita dapat menciptakan masyarakat yang semakin harmonis, saling menghargai, dan bersama-sama mendukung pembangunan Kabupaten Bengkalis," ungkap Yuhelmi.

Whatsapp image 2026 07 15 at

Dialog interaktif yang disiarkan secara langsung oleh RRI Bengkalis tersebut berlangsung dinamis dan mendapat respons positif dari masyarakat. Berbagai pertanyaan dan pandangan dari pendengar turut mewarnai jalannya diskusi mengenai pentingnya menjaga toleransi, memperkuat pembauran kebangsaan, serta membangun semangat persatuan di tengah keberagaman.

Melalui dialog ini diharapkan semangat persatuan, toleransi, dan harmoni antar etnis di Kabupaten Bengkalis semakin kokoh sebagai modal utama dalam menyongsong Hari Jadi Bengkalis ke-514 sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang aman, damai, inklusif, dan bermarwah.


WhatsApp Hubungi