WAKIL BUPATI BENGKALIS PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA TAHUN 2026
BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Bengkalis, Senin (1/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (IRUP), Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso. Sementara itu, Pasi Pers Kodim 0303/Bengkalis Kapten Inf. Ucok Samosir bertugas sebagai Perwira Upacara dan Kanit II Resnarkoba Polres Bengkalis, Ipda Riffi Almansyah, SH., MH., sebagai Komandan Upacara (Danup). Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih dipercayakan kepada Paskibraka Kabupaten Bengkalis Tahun 2025 yang sukses melaksanakan tugas pengibaran bendera dengan penuh disiplin dan semangat nasionalisme.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Bengkalis membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Pancasila merupakan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
"Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik. Nilai-nilai Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam setiap langkah pembangunan bangsa," ujar Bagus Santoso.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan pentingnya menghadirkan kebijakan publik yang berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, setiap kebijakan yang lahir harus berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, serta tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan dalam proses pembangunan.
"Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan," tegasnya.
Sebagai penanggung jawab pelaksanaan kegiatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis telah mempersiapkan seluruh rangkaian upacara dengan baik sehingga kegiatan dapat berlangsung lancar, tertib, dan penuh khidmat.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ideologi bangsa, memperkokoh karakter kebangsaan, serta mempererat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis dapat terus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan untuk mewujudkan Indonesia yang maju, harmonis, berkeadilan, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
