Bupati Bengkalis Buka Festival Lampu Colok 1447 H di Desa Pangkalan Batang Barat

BENGKALIS – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis turut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kegiatan pembukaan Festival Lampu Colok 1447 Hijriah/2026 Masehi yang dilaksanakan di Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Festival yang menjadi tradisi masyarakat Melayu tersebut secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Bengkalis di hadapan ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Whatsapp image 2026 03 17 at

Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis Kasmarni, S.Sos, MMP menyampaikan bahwa Festival Lampu Colok merupakan bagian dari budaya dan tradisi masyarakat Melayu yang sudah berlangsung sejak lama. Oleh karena itu, kegiatan tersebut harus tetap dijaga, diperhatikan, dan dipertahankan meskipun saat ini pemerintah tengah menghadapi situasi efisiensi anggaran.

Menurutnya, Festival Lampu Colok tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga merupakan simbol kebersamaan serta wujud pelestarian nilai-nilai budaya Melayu yang diwariskan secara turun-temurun.

“Walaupun saat ini kita berada dalam kondisi efisiensi anggaran, Festival Lampu Colok harus tetap kita pertahankan. Ini adalah budaya dan tradisi masyarakat Melayu yang sudah lama hidup dan menjadi identitas daerah,” ujar Bupati.

Whatsapp image 2026 03 16 at
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Ribuan warga dari berbagai daerah tumpah ruah menyaksikan secara langsung pembukaan festival yang berlangsung meriah dengan berbagai hiasan lampu colok yang menghiasi area kegiatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Bank Riau, serta para tokoh masyarakat.

Whatsapp image 2026 03 16 at
Festival Lampu Colok sendiri merupakan tradisi tahunan masyarakat Bengkalis menjelang Hari Raya Idulfitri yang menjadi simbol semangat kebersamaan, gotong royong, serta kecintaan masyarakat dalam melestarikan budaya Melayu.

Whatsapp image 2026 03 16 at
Whatsapp image 2026 03 16 at 205026


WhatsApp Hubungi