Pemkab Bengkalis Terima Audiensi BNN Kota Dumai, Dorong Pembentukan ULT P4GN

BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis menerima audiensi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai dalam rangka pembentukan Unit Layanan Terpadu (ULT) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Senin (6/4/2026).

Kedatangan Ketua BNN Kota dumai dan Rombongan disambut langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkalis, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkalis. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bengkalis menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan ULT P4GN sebagai bagian dari upaya bersama dalam memerangi peredaran narkotika di daerah.

4
Dr. H. Bagus Santoso, MP menegaskan bahwa secara geografis, Kabupaten Bengkalis memiliki posisi strategis karena berada di wilayah Selat Malaka yang merupakan jalur lalu lintas internasional. Kondisi ini menjadikan Bengkalis rentan terhadap masuknya jaringan peredaran narkotika lintas negara.

“Ini menjadi tantangan serius bagi kita bersama. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen mendukung penuh pembentukan ULT sebagai langkah awal menuju terbentuknya BNNK Bengkalis,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa upaya penanggulangan narkotika harus dilakukan secara terpadu melalui sinergi lintas sektor, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun masyarakat.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Dumai, AKBP Sasli Rais, SH, MH, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pembentukan ULT P4GN merupakan langkah strategis sebagai embrio menuju terbentuknya Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bengkalis. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperluas jangkauan layanan penanganan narkotika, khususnya di daerah yang belum memiliki BNNK.
2
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan survei nasional tahun 2025, prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia mencapai sekitar 2,11 persen atau setara dengan kurang lebih 4,8 juta jiwa. Angka tersebut dinilai cukup tinggi dan berpotensi meningkat apabila tidak ditangani secara komprehensif.

“Melalui ULT P4GN, kita akan fokus pada upaya pencegahan dan rehabilitasi, sehingga diharapkan mampu menekan angka penyalahgunaan sekaligus memberikan layanan bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelas Rais.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ULT P4GN nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas layanan, seperti ruang konseling, layanan rehabilitasi dasar, serta dukungan teknologi informasi untuk edukasi dan sosialisasi. Selain itu, unit ini juga akan didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten, meliputi tenaga pencegahan, rehabilitasi, dan administrasi.
5
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkalis, Dr. H. Suwarto, S.Pd., M.Pd.,  dalam sambutannya menyampaikan  apresiasi dan dukungan penuh atas rencana pembentukan ULT P4GN di Kabupaten Bengkalis. Ia menegaskan pihaknya menyambut baik inisiatif tersebut dan siap menjembatani kebutuhan serta koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Bengkalis, kepala perangkat daerah terkait dan sejumlah organisasi kemasyarakatan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di wilayah Kabupaten Bengkalis. 
3
Whatsapp image 2026 04 06 at


WhatsApp Hubungi