Kaban Kesbangpol Bengkalis Bekali Capaska 2026 Wawasan Kebangsaan dan Penguatan Karakter Gen Z
BENGKALIS – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis, Dr. H. Suwarto, S.Pd., M.Pd., memberikan materi wawasan kebangsaan kepada Calon Paskibraka (Capaska) Kabupaten Bengkalis Tahun 2026, bertempat di Aula Marina Hotel Bengkalis, Sabtu (8/8/2026) malam.
Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 20.00 WIB tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembinaan dan pembekalan Capaska Kabupaten Bengkalis Tahun 2026, khususnya dalam meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan, penguatan karakter serta penanaman nilai-nilai nasionalisme di kalangan generasi muda.
Dalam penyampaian materinya, Kaban Kesbangpol Bengkalis membahas sejumlah hal penting yang berkaitan dengan karakter bangsa bagi Generasi Z (Gen Z), peran strategis generasi muda, serta implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam aksi nyata di kehidupan sehari-hari.

Dr. H. Suwarto menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi yang sangat penting dalam menentukan masa depan bangsa. Di tengah perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang semakin pesat, generasi muda harus memiliki kemampuan untuk menyaring berbagai informasi sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan.
“Saya ingin menegaskan kepada seluruh Capaska bahwa menjadi bagian dari Paskibraka bukan sekadar kebanggaan menggunakan seragam dan bertugas mengibarkan bendera Merah Putih. Lebih dari itu, kalian membawa tanggung jawab sebagai generasi muda yang harus memiliki karakter, disiplin, integritas dan jiwa nasionalisme. Jangan sampai menjadi generasi yang hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi lemah dalam karakter dan wawasan kebangsaan. Jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap, berpikir dan bertindak.”
Menurutnya, Capaska merupakan bagian dari generasi muda yang dipersiapkan tidak hanya untuk menjalankan tugas dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga diharapkan mampu menjadi teladan serta memberikan pengaruh positif di lingkungan masyarakat.

“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, tunjukkan bahwa Gen Z mampu menjadi generasi yang tangguh, bertanggung jawab dan mampu menjaga persatuan. Perbedaan jangan dijadikan alasan untuk terpecah, tetapi jadikan sebagai kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan, implementasi nilai-nilai kebangsaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Sikap disiplin, menghormati orang lain, menjaga persatuan, bertanggung jawab, bergotong royong, menjunjung toleransi serta bijak dalam menggunakan media sosial merupakan bagian dari penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami dan dihafalkan. Yang paling penting adalah bagaimana nilai tersebut diwujudkan dalam perilaku dan aksi nyata. Mulai dari hal-hal sederhana, seperti disiplin, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, bertanggung jawab dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.”

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama Capaska Kabupaten Bengkalis Tahun 2026. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait wawasan kebangsaan, karakter generasi muda serta tantangan Gen Z di tengah perkembangan teknologi dan informasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Capaska Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 tidak hanya memiliki kesiapan secara fisik dan mental dalam melaksanakan tugas sebagai Paskibraka, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, karakter, integritas dan semangat nasionalisme yang kuat.
