Bupati Bengkalis Hadiri Peringatan 143 Tahun Vihara Cin Bu Kiong, Kepala Kesbangpol Tegaskan Komitmen Jaga Keberagaman
RUPAT UTARA – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis mendampingi Bupati Bengkalis menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-143 Vihara Cin Bu Kiong yang terletak di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Minggu 1 Maret 2026, di Aula Vihara Cin Bu Kiong.
Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang vihara yang telah berdiri lebih dari satu abad. Menurutnya, eksistensi vihara tidak hanya sebagai rumah ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral, spiritual, dan sosial masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-143. Semoga Vihara Cin Bu Kiong terus menjadi perekat kebersamaan dan simbol harmonisasi keberagaman di Daerah ini,” ujarnya.
Kasmarni juga menyampaikan ucapan selamat merayakan Cap Go Meh kepada umat Konghucu dan masyarakat Tionghoa. Kasmarni berharap momentum tersebut menjadi penguat nilai toleransi, gotong royong, serta persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk.
Bupati Kasmarni menilai, selama lebih dari satu abad, vihara tersebut telah berperan dalam menjaga nilai kebajikan dan keharmonisan antarumat beragama. Hal itu sejalan dengan semangat kebhinekaan yang menjadi fondasi pembangunan di Kabupaten Bengkalis.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan mental dan spiritual masyarakat. Karena itu, Pemerintah Daerah berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan dan sosial seluruh umat beragama tanpa terkecuali.

Namun demikian, ia meminta pengertian masyarakat karena saat ini Pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran sebagai bagian dari penyesuaian kondisi keuangan Daerah serta kebijakan Nasional.
“Efisiensi bukan berarti berhenti membangun. Pembangunan tetap berjalan secara bertahap, terencana, dan berkeadilan sesuai kemampuan keuangan Daerah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bengkalis menyampaikan apresiasi atas terjaganya nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Bengkalis. Ia menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dirawat demi mewujudkan daerah yang aman, damai, dan harmonis.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkalis menyatakan bahwa kehadiran pemerintah daerah pada peringatan 143 tahun Vihara Cin Bu Kiong merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga keberagaman umat beragama serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kesbangpol memiliki peran strategis dalam membina dan menjaga stabilitas daerah, termasuk memastikan terciptanya suasana kondusif di tengah keberagaman masyarakat. Momentum ini menjadi bukti bahwa toleransi dan keharmonisan di Bengkalis terus terpelihara dengan baik,” ujarnya.

sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam memperkokoh nilai-nilai kebangsaan serta mencegah potensi konflik sosial.
Peringatan 143 tahun Vihara Cin Bu Kiong tidak hanya menjadi ajang perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Kesbangpol berkomitmen untuk terus hadir dan mendukung setiap upaya yang memperkuat kerukunan umat beragama demi terwujudnya Bengkalis yang damai, rukun, dan sejahtera.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan tersebut di hadiri Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Hardianto (Asek) dan Ferry Situmeang, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, Ketua DWP Kabupaten Bengkalis Ira Vandriyani, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Juga turut hadir Kapolsek Rupat Utara AKP Tony Armando, Danramil Rupat Utara, Danposal Tanjung Medang Letda Laut (P) Tuko Wijaya Camat Rupat Utara Aulia Fikri, Sekretaris Kecamatan Rupat Utara Gauk Rizal, Ketua Yayasan Vihara Cin Bu Kiong Bengguan, Ketua Panitia Bengsong, tokoh masyarakat Akang, Hanci, Yu Tiong, dan Akian, Penjabat Kepala Desa Titi Akar, para Kepala Desa dan Penjabat Kepala Desa se-Kecamatan Rupat Utara, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, cerdik cendekia, tokoh pemuda, tokoh wanita, dan keluarga besar umat Konghucu serta masyarakat Tionghoa setempat
