
Polres Fokus Penghitungan dan Penetapan Suara
BENGKALIS-Polres Bengkalis lebih memfokuskan pengamanan dua hal pada pesta demokrasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, 9 Juli mendatang. Yaitu pengamanan saat penghitungan suara dan penetapan perolehan suara.
Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo, Selasa (1/7), mengatakan, dalam pengamanan Pilpres pihaknya tetap mengacu pada pola pengamanan Pilgub maupun Pileg. Hanya saja pihaknya lebih condong melakukan pengamanan TPS, kotak suara dan penghitunhan suara.
"Pengamanan Pilpres ini merupakan kelanjutan dari pengamanan Pilgub maupun Pileg. Namun Polres Bengkalis akan lebih kosentrasi dan fokus pada pengamanan penghitungan suara dan pasca penetapan perolehan suara,"ujarnya.
Dua hal tersebut, tegas Kapolres memang harus menjadi kosentrssi pengamanan karena dari dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, masing-masing punya loyalis yang bisa saja menggunakan segala cara untuk memenangkan calon mereka. Termasuk mempengaruhi pemilih saat sudah berada di TPS .
Demikian juga pasca penetapan pemilihan suara, pengamana ekstra ketat juga harus dilakukan. Untuk antisipasi terjadi keributan antara para loyalis kedua calon presiden dan wakil presiden.
"Kita berharap para loyalis calon tidak menjadi loyalis sempit. Namun menjadi loyalis yang berlapang dada dan siap menerima siapapun nantinya yang memenangkan pilpres. Janhan sampai terjadi perpecahan antata loyalis. Namun harus teyap bersatu dan mendukung siapapun yang teepilih demi keutuhan dan keamaman kabupaten Bengkalis khususnya dan Indomesia umumnya," terang Kapolres.
Menyinggung tentang personil yang dikerahkan dalam pengamanan Pilpres, Kapolres menyebutkan ada sebanyak 387 personil yang diturunkan bergabung dengan anggota Polda Riau yang di BKO kan sebanyal 66 personil dan dari Brimob sebanyak 30 personil.***
Berita Lainnya
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Jangan Seremonial Belaka
Sehari Jelang Pilkada, Pj Bupati Bengkalis Minta Masyarakat Jangan Terpancing