Pileg di Bengkalis, Partispasi Masyarakat Meningkat 15 Persen


BENGKALIS - Data yang telah dirangkum oleh Kesbangpol Kabupaten Bengkalis terkait partisipasi masyarakat Bengkalis dalam pemilihan umum legeslatif (Pileg) 2014 yang 9 April lalu menunjukkan terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya sekitar 15 persen.
 
Meski demikian, dari seluruh Daftar Pemilih Tetap (DPT) angka golputnya juga masih tinggi. "Memang terjadi peningkatan sekitar 15 persen, tapi Golput juga masih tinggi," Kata Kepala Badan (Kaban) Kesbangpol Zulfan Herry, Selasa (15/4/14) jelang siang.
 
Zulfan menjelaskan, perbandingan partisipasi masyarakat pada Pilgubri yang lalu diperkirakan 60% dan pada Pileg kemarin meningat menjadi 75%, "jadi memang kesaadaran masyarakat sudah ada sedikit peningkatan dalam pelaksanaan Pemilu untuk memilih pemimpin, "katanya.
 
Meskipun Golput di Bengkalis diperkirakan mencapai 30%, namun sesuai pantauan di lapangan dalam pelaksanaan Pileg kemarin masih berlangsung aman dan tertib tanpa ada kekacauan sama sekali.
 
"Cuma ada sedikit permasalahan yang ada di Desa Tanjung Punak, Kecamatan Rupat Utara  yang harus dilakukan pemilihan ulang disebabkan surat suara tertukar dengan daerah lain, walaupun faktanya seperti itu, situasi disana tetap aman terkendali, "tutur Zulfan.
 
Posisi Kesbangpol dalam pelaksanaan Pemilu ini menurut Zulfan, hanya sebagai pelengkap jika bila masanya pihak KPU membutuhkan, sedangkan KPU sendiri merupakan lembaga independen yang memang bertugasnya sebagai  menyelenggara Pemilu. "Jadi pihak kita hanya membantu saat diminta bantuan untuk mensukseskan Pemilu seperti pihak KPU membutuhkan kendaraan transportasi seperti mobil dal lain lain, sedangkan dalam hal Pelaksanaan Pemilu pihak kita tidak bisa mencampurinya, "tutup Zulfan menjelaskan.***(bp/UTUSANRIAU.CO) 

Tulis Komentar